header rs. qim

JAM BESUK

PAGI
Jam 10.00 - 13.00 WIB : R. Perawatan
Jam 10.00 - 12.00 WIB : R. HCU
Jam 11.00 - 12.00 WIB : R. Bayi
SORE
Jam 16.30 - 19.30 WIB : R. Perawatan
Jam 17.00 - 18.30 WIB : R. HCU
Jam 17.00 - 18.00 WIB : R. Bayi

KONTAK INFORMASI

Rumah Sakit QIM
Jl.Urip Sumohardjo, Sambong, Batang, Jawa Tengah
Telp : (0285) 4495222
Fax  : (0285) 4495224

RS QIM di FACEBOOK

Beranda Artikel Menolak Bala
Menolak Bala PDF Print E-mail
Ditulis oleh Rini Saputro   
Rabu, 21 Maret 2012 01:46

MENOLAK BALA

Oleh : Ahmad Yahya

Hidup adalah misteri. Banyak hal tak terduga menghampiri hidup kita. Suatu saat kebahagiaan menyapa kita, pada saat yang lain, kegertiran giliran menggelayuti kita. Bagi orang-orang yang tahan banting, kesusahan hidup dinikmatinya dengan sabar dan tetap berusaha untuk merubahnya. Sedang bagi orang-orang yang lemahmental, kesusahan hidup hanya disikapi dengan keluh-kesah, pesimistis, “nglokro”. Sesungguhnya bagi orang-orang yang beriman dengan sepenuh hati, kehidupan dunia ini bisa diwujudkan menjadi sebuah “surga mini” bagi dirinya yang menjanjikan kenyamanan, ketenangan dan ketentraman, sebelum menggapai surga yang lebih tinggi di akhirat kelak.

Dunia, sesulit apapun, masih dapat kita akali, supaya kehidupan terasa nyaman. Memang, kita yang pada saat ini mungkin ada yang sedang ketiban musibah, akan terasa sumpek dunia ini. Namun ingatlah dan jangan lupa, bahwa kita telah dibekali oleh Alloh dengan sesuatu yang maha penting yakni “Hati”. Sesulit apapun hidup, sesumpek apapun pikiran, dan sesempit apapun himpitan ekonomi, tatkala semua itu mendera kita dan kita mau melebarkan kondisi hati kita, maka semuanya juga akan terasa lapang. Untuk itu, kita yang saat ini sedang dalam kubangan musibah, atau sedang dihantui kegagalan, ada baiknya mencoba melakukan amalan-amalan ini , yang selain menghibur dalam arti menumbuhkan harapan-harapan segar bagi para pelakunya juga untuk menolak kemungkinan bala’ ( musibah ) yang datang secara tak terduga.

Pertama, Melazimkan do’a.

Orang yang terbiasa berdo’a (selalu memohon dan mengadu kepada sang Pencipta) akan mengalir sebuah kekuatan yang mampu menjadikan diri nya tegar. Bahkan, do’a adalah sebuah proteksi ampuh untuk menstabilkan kondisi hati dengan berbagai macam keadaanny. Nabi Muhammad SAW menyebutkan, “ Tidak ada yang mampu menolak takdir, kecuali do’a.” (HR. Ahmad). Bahkan ada do’a yang langsung dari Alloh, untuk kita panjatkan agar musibah-bala’ tidak menimpa kita. “ Wahai Tuhan kami, jangan lah sekali-kali Engkau uji kami apa yang di luar batas kemampuan kami“. (QS. Albaqoroh ayat 286). Juga do’a merupakan pengakuan seorang hamba akan keterbatasan dirinya, dan hanya Tuhanlah yang serba Maha.

Kedua, Kesungguhan dalam bertaqwa.

Banyak disebutkan dalam berbagai ayat bahwa kesungguhan dalam taqwa mampu mengantarkan ketangguhan spiritual dalam menyelesaikan setiap kesulitan hidup. Ini artinya semangat taqwa menghindarkan sebuah peristiwa buruk dalam hidup manusia. “Siapa yang bertaqwa maka Alloh jadikan baginya jalan keluar. Dan Alloh karuniakan rizki dari arah tak terduga. Siapa yang menyerahkan urusannya kepada Alloh, maka akan dicukupkan (nikmat dan kebutuhannya)…(QS.At tholaq ayat 2-3). Taqwa adalah sebuah karakter yang harus selalu dipupuk supaya mengkristal dalam jiwa dan akan menjadi solusi dari setiap permasalahan hidup.

Ketiga, Keridhoan orang tua.

Setelah kita tegak dengan nilai-nilai langit seperti disebut oleh dua poin diatas, selanjutnya kita berusaha mengumpulkan energi dari bumi, dan kita perlu memulainya dari bilik kedua orang tua kita. Do’a dan restu merekalah yang mengantarkan sejuta kebaikan yang kita unduh, tidak nahya di dunia, tapi juga di akhirat. Keramat terampuh di dunia ini tidak lain do’a dan restu orang tua. “ Ridho Alloh ada pada ridho orang tua dan murka Alloh ada pada murka orang tua”, demikian sabda Nabi Muhammad SAW riwayat al-Hakim.

Keempat, Sedekah.

Ada banyak hadis yang menyebut keutamaan sedekah. “ Sedekah itu benar-benar menolak bala’”. ( HR. Thobani dari Abdulloh ibnu mas’ud ).sedekah bukti kita cinta akan diri, Alloh dan harta kita. Harta yang kita sedekahkan akan abadi disisi Alloh, bahkan menjadi tameng api neraka. Sedekah yang kita keluarkan akan menjadi proteksi diri kita dari bala’ yang Alloh langsung mendesainnya.

Kelima, Istighfar.

“ Kami tidak akan turunkan azab bencana selama mereka masih beristighfar”. (QS. Al – Anfal ayat 33). Berikutnya, silaturrohim, berzikir dan sholawat. Terkait dengan zikir, disebut oleh Nabi SAW, “ Petir menyambar siapapun, tetapi petir tidak akan menyambar orang yang sedang berzikir ”.

Terakhir senantiasa berbuat baik.

Kebaikan yang kita tebarkan di muka bumi adalah kebaikan untuk kita yang Alloh gelontarkan dari langit (QS. Arrohman ayat 60). Wallohu a’lam bisshowab

 

Pendaftaran Sipenmaru

You must have the Adobe Flash Player installed to view this player.

GALERI FOTO

POLLING

Bagaimana menurut Anda tentang Rumah Sakit QIM batang, mulai dari pelayanan, fasilitas, penunjang, tarif dan lingkungan RS. QIM ?