header rs. qim

JAM BESUK

PAGI
Jam 10.00 - 13.00 WIB : R. Perawatan
Jam 10.00 - 12.00 WIB : R. HCU
Jam 11.00 - 12.00 WIB : R. Bayi
SORE
Jam 16.30 - 19.30 WIB : R. Perawatan
Jam 17.00 - 18.30 WIB : R. HCU
Jam 17.00 - 18.00 WIB : R. Bayi

KONTAK INFORMASI

Rumah Sakit QIM
Jl.Urip Sumohardjo, Sambong, Batang, Jawa Tengah
Telp : (0285) 4495222
Fax  : (0285) 4495224

RS QIM di FACEBOOK

Beranda Artikel TANDA MATINYA HATI
TANDA MATINYA HATI PDF Print E-mail
Ditulis oleh Rini Saputro   
Jumat, 18 Mei 2012 01:54

TANDA  MATINYA  HATI

Oleh :  Ahmad  Yahya

Hati adalah tempat mangkalnya berbagai perasaan,susah-senang sedih-gembira,juga tempat tumbuh kembang antara kebaikan dan keburukan. Hati juga menjadi sumber ilham dan permasalahan,tempat lahirnya cinta dan kebencian serta muara bagi keimanan dan kekufuran.

Hati juga sumber kebahagiaan jika sang pemiliknya mampu membersihkan berbagai daki yang mengotorinya.Namun sebaliknya hati akan menjadi sumber petaka jika sang empunya selalu mengotorinya dengan berbagai kemaksiatan.

Hati yang kotor hanya akan menyebabkan kapasitas ruangnya menjadi pengap,sumpek,gelap bahkan mati.Jika sudah mati,seluruh komponen yang berhubungan dengannya  juga akan turut mati. Berkenaan dengan ini , Abu Huroiroh ra. Berkata, ‘’Hati ibarat panglima ,sedangkan anggota badan adalah tentara .Jika panglima itu baik maka akan baik pulalah tentaranya,dan jika panglimanya buruk maka akan buruk pula tentaranya.’’ Senada dengan itu ,Rosululloh SAW bersabda ,’’Sesungguhnya  di dalam tubuh seseorang terdapat segumpal darah, jika segumpal darah itu baik maka baik pulalah seluruh tubuh dan jika jelek maka jeleklah seluruh tubuh ,ingatlah segumpal darah itu adalah hati.

Pada akhirnya kita bisa mengenali dalam keadaan apa hati seseorang itu disebut mati. Diantara tanda –tanda  matinya hati ,pertama ‘taarikus sholah’  ,yakni suka meninggalkan sholat dengan tanpa uzur atau tidak dengan alasan yang dibenarkan  oleh syara’,sebagaimana QS Maryam ayat 59 mengatakan,’’Maka datanglah sesudah mereka pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya,maka mereka kelak akan menemui ghoyya(kesesatan).’’  Imbas dari seringnya meninggalkan sholat adalah kebiasaan memperturutkan hawa nafsu,dan bila demikian  dia akan mudah sekali melakukan kemaksiatan yang berakibat menumpuknya dosa dan berakibat hatinya dalam kegelapan. Ibnu Mas’ud ra. Menafsirkan kata ghoyya dalam ayat tersebut ,sebuah aliran sungai di neraka Jahannam yang  alirannya sangat menjijikkan ,bahkan tempatnya sangat dalam dan diperuntukkan bagi mereka yang membiarkan dirinya larut dalam kemaksiatan

Kedua,’  adz dzanbu bil farkhi  ‘   ,  yaitu melakukan kemaksiatan dan dosa dengan perasaan bangga.Alih alih merasa berdosa  dan menyesal justru  sipemilik hati yang mati ,ia teramat menikmati kemaksiatan dan dosa yang diperbuatnya

 

Pendaftaran Sipenmaru

You must have the Adobe Flash Player installed to view this player.

GALERI FOTO

POLLING

Bagaimana menurut Anda tentang Rumah Sakit QIM batang, mulai dari pelayanan, fasilitas, penunjang, tarif dan lingkungan RS. QIM ?