header rs. qim

JAM BESUK

PAGI
Jam 10.00 - 13.00 WIB : R. Perawatan
Jam 10.00 - 12.00 WIB : R. HCU
Jam 11.00 - 12.00 WIB : R. Bayi
SORE
Jam 16.30 - 19.30 WIB : R. Perawatan
Jam 17.00 - 18.30 WIB : R. HCU
Jam 17.00 - 18.00 WIB : R. Bayi

KONTAK INFORMASI

Rumah Sakit QIM
Jl.Urip Sumohardjo, Sambong, Batang, Jawa Tengah
Telp : (0285) 4495222
Fax  : (0285) 4495224

RS QIM di FACEBOOK

Beranda Artikel Idul fitri dan kebahagiaan ala Rasulullah SAW
Idul fitri dan kebahagiaan ala Rasulullah SAW PDF Print E-mail

Kisah ini terjadi di Madinah pada suatu pagi di hari raya Idul Fitri. Rasulullah saw seperti biasanya mengunjungi rumah demi rumah untuk mendoakan para muslimin dan muslimah, mukminin dan mukminah agar merasa bahagia di hari raya itu. Alhamdulillah, semua terlihat merasa gembira dan bahagia, terutama anak-anak.

Namun tiba-tiba Rasulullah saw melihat di sebuah sudut ada seorang gadis kecil sedang duduk bersedih. Ia memakai pakaian tambal-tambal dan sepatu yang telah usang. Rasulullah saw lalu bergegas menghampirinya. Gadis kecil itu menyembunyikan wajahnya dengan kedua tangannya, lalu menangis tersedu-sedu. Rasulullah saw kemudian dengan penuh kasih sayang lalu bertanya dengan suaranya yang lembut : “Anakku, mengapa kamu menangis? Hari ini adalah hari raya bukan?” Tanpa mengangkat kepalanya dan melihat siapa yang bertanya, perlahan-lahan ia menjawab sambil bercerita : “Pada hari raya yang suci ini aku selalu teringat pada ayahku, itu sebabnya aku menangis. Ketika itu hari raya terakhir aku masih bersamanya. Waktu itu aku sangat bahagia. Lalu suatu hari ayahku pergi berperang bersama Rasulullah saw. Ia berperang bersama Rasulullah saw ,...... kemudian ia meninggal. Sekarang ayahku tidak ada lagi.

Setelah Rasulullah saw mendengar cerita itu, seketika hatinya diliputi kesedihan yang mendalam. Dengan penuh kasih sayang Rasulullah saw membelai kepala gadis kecil itu sambil berkata: “Anakku, hapuslah air matamu… Angkatlah kepalamu dan dengarkan apa yang akan kukatakan kepadamu…. Apakah kamu ingin agar aku menjadi ayahmu? …. Dan apakah kamu juga ingin agar Fatimah menjadi kakak perempuanmu…. dan Aisyah menjadi ibumu…. Bagaimana pendapatmu tentang usul dariku ini?”

Begitu mendengar kata-kata itu, gadis kecil itu langsung berhenti menangis. Ia memandang dengan penuh takjub orang yang berada tepat di hadapannya. Masya Allah! Benar, ia adalah Rasulullah saw,. Gadis yatim kecil itu namun entah mengapa ia tidak bisa berkata sepatah katapun. Ia hanya dapat menganggukkan kepalanya perlahan sebagai tanda persetujuannya. Gadis yatim kecil itu lalu bergandengan tangan dengan Rasulullah saw menuju ke rumah.

Rasulullah saw memberi tuntunan bagaimana cara membuat kebahagiaan jiwa yaitu dengan mencintai anak yang papa ,orang yang tidak punya .

Pertanyaan yang terlintas adalah , apakah kita dapat mencontoh ?

Bersumber dari tulisan oleh L Hendranata berjudul Kebahagiaan Itu Dibuat, Bukan Dicari ,jika membicarakan kebahagiaan, tentu ingat kata cinta. Sebab kebahagiaan identik dengan keberadaan cinta . Cinta adalah energi. Rasa energi itu mengalir ke dalam bagian tubuh, maka akan dirasakan satu kehangatan, kedamaian, dan kebahagiaan, merasuki tubuh dan sanubari.

Dan energi cinta itu tidak harus selalu didapatkan dari luar. Justru yang paling manjur adalah cinta yang dihasilkan dari diri sendiri.

Itulah awal pabrik kebahagiaan berproduksi dalam hati.

Tulisan Erbe Sentanu yang bertajuk Kwantum Ichlas ,bahwa kebahagiaan itu mudah didapat , karena Allah selalu memancarkan karunia rasa bahagia tiada batas seperti pancaran gelombang radio FM atu gelombang TV dan antene penangkapnya adalah rasa mencintai yang bertengger dalam sanubari . Manusia tinggal menyetel gelombang yang pas dengan frekwensinya.

Pabrik kebahagiaan berada di dalam sanubari sendiri. Percuma pergi ke ujung dunia untuk mencari kebahagiaan. Kebahagiaan tak akan didapatkan dimana pun, kecuali dibuat sendiri di mana pun dan kapan pun.

Rasulullah saw telah memberi teladan cara membuat kebahagiaan , bagaimana dengan kita ? Dapatkah kita membuat kebahagiaan di sanubari kita ??


Diracik oleh Bekti Mastiadji

Daftar pustaka

  1. .Cara Rasul Merayakan Idul Fitri , Www.Mail-Archive.Com/Media.Com/Msg02649.Html
  2. Kisah-Indah-Di-Idul-Fitri , Suryamuslim.Blogspot.Com
  3. Kebahagiaan Itu Dibuat, Bukan Dicari , L Hendranata
  4. Kwantum Ichlas , Erbe Sentanu
 

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Ketersediaan Kamar

Call Center

Berita Utama

Prev Next

Pendaftaran Sipenmaru

You must have the Adobe Flash Player installed to view this player.

GALERI FOTO

POLLING

Bagaimana menurut Anda tentang Rumah Sakit QIM batang, mulai dari pelayanan, fasilitas, penunjang, tarif dan lingkungan RS. QIM ?