header rs. qim

JAM BESUK

PAGI
Jam 10.00 - 13.00 WIB : R. Perawatan
Jam 10.00 - 12.00 WIB : R. HCU
Jam 11.00 - 12.00 WIB : R. Bayi
SORE
Jam 16.30 - 19.30 WIB : R. Perawatan
Jam 17.00 - 18.30 WIB : R. HCU
Jam 17.00 - 18.00 WIB : R. Bayi

KONTAK INFORMASI

Rumah Sakit QIM
Jl.Urip Sumohardjo, Sambong, Batang, Jawa Tengah
Telp : (0285) 4495222
Fax  : (0285) 4495224

RS QIM di FACEBOOK

Beranda Artikel Sang penghina , sang penganiaya di mata Rosulullah
Sang penghina , sang penganiaya di mata Rosulullah PDF Print E-mail

Tahun ke 10 kenabian Rosulullah adalah tahun kesedihan ,wafatnya Abu Talib pelindung dan perisai Rosulullah, disusul pula dengan Khadijah, seorang wanita yang  telah mencurahkan   segala   rasa  cinta  dan  kesetiaannya,  dengan hati  yang  bersih,  dengan kekuatan   iman   yang   ada   padanya.

Setelah Abu Talib  meninggal  hubungan  Muhammad  dengan  pihak Quraisy lebih buruk lagi dari yang sudah-sudah.

Terasing  seorang diri, Muhammad pergi ke Ta'if ,dengan tiada orang yang mengetahuinya. Ia ingin  mendapatkan  dukungan  dan suaka  dari  Bani Thaqif  dengan harapan pula mereka akan dapat menerima Islam.

Sesudah sampai di Thaif Rosulullah menemui pemimpin Bani Tsaqif ,suku penghuni Thaif. Mereka - Abdu Yulail,Mas’ud dan Hubaib , ketiga bersaudara anak Amru b Umair – menolak ajakan Rosulullah untuk masuk Islam .  Mereka  menolak dan secara  kejam sekali menyuruh orang-orang untuk memperolok-olok , mencacimaki dan menganiaya .Orang Thaif berjajar dua barisan untuk menghalangi jalan Rosulullah .Ketika akan melewati dua jajar barisan ,kaki Rosulullah dijeratnya sehingga beliau terjerembab Selanjutnya mereka melempari Rosulullah dengan batu ,sehingga kakinya bedarah-darah

Setelah mengalami penganiayaan dan penghinaan di Thaif ,beliau kembali ke Mekah dalam keadaan sangat beduka , Sesampainya di suatu tempat benama Qarn al – Manazil Allah mengutus Malaikat Jibril untuk mendatanginya.  Ikut bersama Jibril adalah Malikat Penjaga Gunung .

Kata Jibril :”Sesungguhnya Allah telah tahu semua perbuatan dan perlakuan kaum-mu terhadapmu Kini Allah mengutus kepadamu Malaikat Penjaga Gunung agar engkau memintanya untuk melakukan apa saja yang kau kehendaki untuk membalas perbuatan penduduk Thaif”.

Kemudian Malaikat Penjaga Gunung menyapa dan memberi salam lalu berkata “ Rosulullah , maukah engkau sekiranya aku membalikkan ke dua gunung ini agar menimpa mereka ?”

Rosulullah menjawab “Jangan lakukan , sebab aku masih berharap Allah melahirkan dari keturunan mereka orang-orang yang hanya menyembah Allah dan tidak menyekutukan –Nya dengan apapun “

Maha  Suci Allah . Maha  Suci Allah .

Betapa Rosulullah , dalam kesedihan -ditinggal wafat ke dua orang tecinta -ditambah penghinaan dan  penganiayaan masih  mengharap Allah menyadarkan orang-orang penganiaya dan penghina .didoakan hal yang baik. Dan sejarah menjadi saksi kebenaran doa Rosulullah ini , banyak dari penduduk Thaif yang menjadi pembela ajaran Islam.

Sungguh ini adalah teladan yang nyata . Dalam firman Allah Ta’ala telah memerintahkan agar meneladani beliau SAW., “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat.” (Q.s.,al-Ahzâb:21)

Bersumber dari  makalah Bangkit Dari Keterpurukan , And Ho menulis “Mulai detik ini tanyakanlah pada diri sendiri seberapa besar pengaruh positif yang telah didapatkan atas berbagai situasi yang dialami?” Pastikan tantangan hidup selama ini membawa pada kedewasaan, kebijaksanaan dan kualitas spiritual yang lebih baik.

Sekarang yang menjadi tantangan adalah cermin telah dipasang  , contoh telah dicatat teladan solusi telah di ajarkan ,lalu bagaimana dengan kita ??

 

SUMBER:

  1. Mahdi Rizqullah Ahmad , Biografi Rosulullah , cetakan 3 , Jakarta , Qisthi Press , 2008 -

  2. Muhammad Husain Haekal . S E J A R A H    H I D U P    M U H A M M A D , Cet Kelima, Jakarta , Seri Pustaka Islam , 1980 ,

  3. And Ho , Bangkit Dari Keterpurukan , kumpulan makalah Berani Gagal .

 

Hadits Terpilih

1.      Orang yang belas kasihan akan dikasihi Arrahman (Yang Maha Pengasih), karena itu kasih sayangilah yang di muka bumi, niscaya kamu dikasih-sayangi mereka yang di langit. (HR. Bukhari)

2.      Allah Azza wajalla berfirman (hadits Qudsi): "RahmatKu mendahului murkaKu." (HR. Muslim)

3.      Barangsiapa memaafkan saat dia mampu membalas maka Allah akan memberinya maaf pada hari kesulitan. (HR. Ath-Thabrani)


Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press

 

 

 

Pendaftaran Online

Pendaftaran Online

Ketersediaan Kamar

Call Center

Berita Utama

Prev Next

Pendaftaran Sipenmaru

You must have the Adobe Flash Player installed to view this player.

GALERI FOTO

POLLING

Bagaimana menurut Anda tentang Rumah Sakit QIM batang, mulai dari pelayanan, fasilitas, penunjang, tarif dan lingkungan RS. QIM ?