Social Icon Rumah Sakit QIM Batang Social Icon rumahsakitqim Social Icon qimchannel Social Icon rumahsakitqim
(0285) 4495222 Phone 085185006812
Fungsi Pendengaran Mulai Menurun? Layanan Audiometri Kini Tersedia di Rumah Sakit QIM Batang

Senin, 24 November 2025  | 15:42:03  | Humas

Fungsi Pendengaran Mulai Menurun? Layanan Audiometri Kini Tersedia di Rumah Sakit QIM Batang

Batang, 24 November 2025 - Penulis

Telinga merupakan salah satu indera penting yang tidak hanya berfungsi untuk mendengar, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan tubuh. Ketika fungsi telinga terganggu, seseorang bisa mengalami berbagai keluhan seperti penurunan pendengaran, sulit menjaga keseimbangan, hingga kendala dalam komunikasi dan perkembangan bicara.

Pemeriksaan audiometri adalah prosedur untuk menilai kemampuan seseorang dalam mendengar suara pada berbagai frekuensi dan intensitas. Pemeriksaan ini memiliki beberapa tujuan utama, yaitu:

1. Menemukan Gangguan Pendengaran Sejak Dini

Audiometri membantu mendeteksi adanya masalah pendengaran, baik akibat faktor keturunan, penumpukan kotoran telinga, penyakit tertentu, maupun paparan suara bising.

2. Menilai Tingkat dan Jenis Gangguan Pendengaran

Hasil pemeriksaan audiometri menunjukkan jenis gangguan pendengaran serta tingkat keparahannya. Informasi ini akan menjadi acuan dalam menentukan langkah penanganan atau terapi yang tepat.

3. Mengukur Toleransi Terhadap Kebisingan

Audiometri menunjukkan ambang pendengaran seseorang, yaitu suara paling pelan yang dapat didengar pada berbagai frekuensi. Pemeriksaan ini juga penting dalam menilai risiko gangguan pendengaran akibat kebisingan di lingkungan kerja.

Apa Itu Tes Audiometri?

Tes audiometri adalah metode untuk mengukur kemampuan pendengaran seseorang terhadap berbagai jenis suara. Pemeriksaan ini membantu mengidentifikasi gangguan pendengaran serta menilai tingkat kerusakannya.

Kapan Tes Audiometri Perlu Dilakukan?

Pemeriksaan audiometri disarankan untuk:

1. Individu yang bekerja di lingkungan bising

2. Masyarakat yang sering terpapar suara keras dalam jangka panjang

3. Calon karyawan dalam proses medical check up

4. Orang umum yang merasa pendengarannya menurun

Melakukan pemeriksaan secara rutin sangat dianjurkan agar gangguan pendengaran dapat dicegah atau ditangani sejak dini.

Bagaimana Proses Pemeriksaan Audiometri?

Pemeriksaan dilakukan dalam ruang kedap suara dengan menggunakan headphone. Dokter atau tenaga audiologi akan memberikan rangsangan suara mulai dari nada rendah hingga tinggi. Pasien diminta memberi respons, biasanya dengan menekan tombol, setiap kali mendengar suara tersebut.

1) Intensitas suara dinilai dalam skala desibel (dB).

Contohnya:

Bisikan: ±20 dB

Musik keras: 80–120 dB

Mesin jet: ±180 dB

Frekuensi suara diuji mulai dari nada bass sekitar 50–60 Hz hingga nada sangat tinggi mencapai 10.000 Hz atau lebih.

Di Mana Pemeriksaan Audiometri Dapat Dilakukan?

Pemeriksaan audiometri dapat dilakukan di rumah sakit, klinik THT, atau fasilitas kesehatan yang memiliki alat audiometri.

Di Rumah Sakit QIM sendiri telah tersedia layanan pemeriksaan audiometri, dan pelayanan ini dapat dicover oleh BPJS.

Mengapa Pemeriksaan Audiometri Penting untuk Pekerja?

Tes audiometri sering menjadi bagian dari skrining kesehatan sebelum seseorang diterima bekerja, terutama pada pekerjaan yang berisiko terpapar kebisingan.

Pemeriksaan yang dilakukan secara berkala dapat mencegah berbagai dampak negatif akibat bising, seperti:

1. Peningkatan tekanan darah dan denyut nadi

2. Stres, sulit konsentrasi, hingga gangguan tidur

3. Penurunan performa kerja

4. Pada kondisi terburuk: ketulian permanen

Bagikan artikel ini:


ARTIKEL TERKAIT
WhatsApp