Kamis, 02 April 2026 | 13:20:00 | Humas
Varises Tidak Diobati? Ini Risiko dan Komplikasi yang Bisa Terjadi
Batang, 02 April 2026 - Humas
Varises sering dianggap sekadar masalah penampilan. Padahal, kondisi ini merupakan gangguan pada pembuluh darah vena yang bisa berkembang menjadi masalah kesehatan serius jika tidak ditangani sejak dini.
Banyak orang baru menyadari bahayanya saat varises sudah menimbulkan nyeri hebat, bengkak, bahkan luka yang sulit sembuh.
Apa Itu Varises?
Varises adalah kondisi ketika pembuluh darah vena mengalami pelebaran, berkelok, dan tampak menonjol di permukaan kulit, paling sering terjadi di area kaki. Secara normal, vena memiliki katup satu arah yang membantu mengalirkan darah kembali ke jantung. Namun pada varises:
a) Katup vena melemah atau rusak
b) Darah mengalir balik (refluks)
c) Darah menggenang di pembuluh vena
d) Tekanan dalam vena meningkat
e) Pembuluh darah melebar dan tampak jelas
Kondisi ini tidak hanya memengaruhi tampilan kaki, tetapi juga mengganggu sirkulasi darah seecara keseluruhan.
Penyebab dan Faktor Risiko Varises
Varises terjadi akibat kombinasi faktor gaya hidup dan kondisi tubuh. Berikut yang paling sering:
1. Berdiri atau Duduk Terlalu Lama
Pekerjaan seperti guru, kasir, pekerja pabrik, atau administrasi kantor berisiko tinggi karena aliran darah tidak lancar.
2. Usia
Semakin bertambah usia, elastisitas pembuluh darah menurun dan katup vena melemah.
3. Jenis Kelamin (Wanita Lebih Berisiko)
Dipengaruhi hormon estrogen, terutama saat:
a) Kehamilan
b) Menstruasi
c) Menopause
4. Faktor Keturunan (Genetik)
Jika orang tua memiliki varises, risiko bisa meningkat hingga beberapa kali lipat.
5. Berat Badan Berlebih (Obesitas)
Tekanan pada pembuluh darah kaki meningkat sehingga memperberat kerja vena.
6. Kurang Aktivitas Fisik
Jarang bergerak membuat sirkulasi darah tidak optimal.
Gejala Varises yang Perlu Diwaspadai
Varises berkembang secara bertahap. Semakin lama dibiarkan, gejalanya semakin berat.
Tahap Awal:
a) Kaki terasa berat dan pegal
b) Nyeri setelah berdiri lama
c) Kram di malam hari
d) Sensasi panas atau berdenyut di kaki
Tahap Menengah:
a) Pembuluh darah mulai terlihat menonjol
b) Bengkak pada pergelangan kaki
c) Gatal di sekitar vena
Tahap Lanjut:
a) Kulit menghitam (hiperpigmentasi)
b) Kulit menebal dan kering
c) Luka sulit sembuh (ulkus)
d) Nyeri menetap
Bahaya Varises Jika Tidak Diobati
Varises bukan kondisi yang bisa dianggap sepele. Jika tidak ditangani, dapat menyebabkan komplikasi serius:
1. Tromboflebitis (Peradangan Vena)
Terjadi pembekuan darah di vena permukaan yang menyebabkan:
a) Nyeri hebat
b) Kemerahan
c) Area terasa panas
2. Deep Vein Thrombosis (DVT)
Bekuan darah terbentuk di vena dalam dan berisiko:
a) Menyumbat aliran darah
b) Menyebabkan emboli paru (berbahaya bahkan fatal)
3. Ulkus Vena (Luka Kronis)
Luka terbuka di kaki yang:
a) Sulit sembuh
b) Mudah terinfeksi
c) Membutuhkan perawatan jangka panjang
4. Perdarahan
Varises yang menonjol bisa pecah bahkan akibat benturan ringan.
5. Kerusakan Kulit Permanen
a) Kulit menghitam
b) Menebal
c) Gatal kronis
d) Perubahan warna permanen
6. Infeksi Kulit (Selulitis)
Infeksi pada jaringan kulit yang menyebabkan:
a) Bengkak
b) Nyeri
c) Demam
Dampak Varises dalam Kehidupan Sehari-hari
Varises juga berdampak pada aktivitas dan kualitas hidup:
1. Aktivitas Terbatas
Sulit berdiri lama
Cepat lelah saat berjalan
Tidak nyaman saat bekerja
2. Gangguan Produktivitas
Nyeri dan bengkak membuat pekerjaan tidak maksimal.
3. Mengganggu Estetika
a) Menurunkan rasa percaya diri
b) Membatasi penggunaan pakaian tertentu
c) Kaki terlihat tidak rata
4. Kendala Seleksi Kesehatan
Pada beberapa instansi atau sekolah kedinasan, varises bisa menjadi alasan tidak lolos tes kesehatan.
Apakah Varises Bisa Dicegah?
Meskipun tidak sepenuhnya bisa dicegah, risikonya dapat dikurangi dengan:
a) Rutin bergerak dan olahraga ringan
b) Menghindari duduk/berdiri terlalu lama
c) Menjaga berat badan ideal
d) Mengangkat kaki saat istirahat
e) Menggunakan stocking kompresi
f) Menghindari pakaian terlalu ketat di area kaki
Pengobatan Varises
Penanganan varises disesuaikan dengan tingkat keparahan:
a) Terapi konservatif: obat-obatan dan perubahan gaya hidup
b) Skleroterapi: penyuntikan cairan untuk menutup vena
c) Operasi: untuk kasus berat
d) Metode modern: EVLA
Solusi Modern: EVLA (Endovenous Laser Ablation)
Apa itu EVLA?
EVLA adalah prosedur medis modern menggunakan teknologi laser untuk menutup pembuluh darah vena yang rusak dari dalam tanpa operasi besar.
Keunggulan EVLA
a) Tanpa sayatan besar
b) Minim luka dan risiko infeksi
c) Nyeri lebih ringan
d) Prosedur cepat
e) Pemulihan lebih singkat
f) Hasil lebih baik secara estetik
Layanan EVLA di Rumah Sakit QIM
Rumah Sakit QIM menyediakan layanan penanganan varises dengan teknologi EVLA yang modern dan nyaman.
Ditangani tenaga medis profesional
Fasilitas lengkap
Bisa menggunakan BPJS (sesuai indikasi medis)
Video Edukasi EVLA
Layanan EVLA di Rumah Sakit QIM
Segera konsultasikan jika Anda mengalami:
a) Nyeri kaki berkepanjangan
b) Bengkak tidak kunjung hilang
c) Varises semakin besar
d) Perubahan warna kulit
e) Luka yang sulit sembuh
Kesimpulan
Varises bukan sekadar masalah penampilan, tetapi kondisi medis yang bisa berkembang menjadi komplikasi serius jika tidak ditangani.
Semakin cepat ditangani, semakin kecil risiko komplikasi yang terjadi.
Kini, dengan teknologi seperti EVLA, pengobatan varises menjadi lebih cepat, nyaman, dan tanpa operasi besar, sehingga Anda bisa kembali beraktivitas dengan lebih percaya diri.