Social Icon Rumah Sakit QIM Batang Social Icon rumahsakitqim Social Icon qimchannel Social Icon rumahsakitqim
(0285) 4495222 Phone 085185006812
Rumah Sakit QIM Batang Bagikan Tips Cegah Bau Mulut Saat Puasa Bersama KOMINFO Batang

Selasa, 03 Maret 2026  | 10:00:13  | Humas

Rumah Sakit QIM Batang Bagikan Tips Cegah Bau Mulut Saat Puasa Bersama KOMINFO Batang

Batang, 28 Februari 2026 - Humas

Bau mulut kerap menjadi keluhan yang muncul saat menjalani ibadah puasa, terutama ketika harus berinteraksi dan berbicara dengan banyak orang. Menyikapi hal tersebut, drg. Vivi Marizki dari Rumah Sakit QIM Batang membagikan sejumlah tips sederhana namun efektif agar aroma mulut tetap segar sepanjang hari.

Saat ditemui di ruang praktiknya pada Sabtu (28/2), drg. Vivi menjelaskan bahwa kunci utama menjaga kesegaran napas selama puasa terletak pada kebersihan gigi dan mulut yang konsisten. Ia menyarankan untuk menyikat gigi pada waktu-waktu penting, yakni setelah berbuka puasa, sebelum tidur, serta setelah makan sahur.

“Banyak orang mengeluhkan bau mulut saat puasa. Padahal, solusinya cukup dengan menjaga kebersihan gigi secara rutin di waktu yang tepat. Jangan lupa juga bagi pengguna gigi palsu untuk melepasnya terlebih dahulu saat membersihkan gigi, lalu membersihkan gigi palsu dengan air sebelum dipakai kembali,” jelas drg. Vivi.

Selain menyikat gigi, penggunaan benang gigi (dental floss) juga sangat dianjurkan untuk membersihkan sisa makanan yang tidak terjangkau oleh sikat gigi. Menurutnya, dental floss lebih aman dan efektif dibandingkan penggunaan tusuk gigi yang berisiko melukai gusi.

“Terkadang masih ada sisa makanan yang terselip di sela gigi meski sudah disikat. Dental floss membantu membersihkan area tersebut dengan lebih optimal,” tambahnya.

Terkait penggunaan obat kumur, drg. Vivi menyampaikan bahwa produk tersebut boleh digunakan sebagai pelengkap, dengan catatan memilih obat kumur non-alkohol. Obat kumur beralkohol dikhawatirkan menyebabkan mulut menjadi kering. Ia juga menyarankan penggunaan obat kumur dilakukan pada malam hari guna menghindari risiko tertelan saat siang hari yang sedang berpuasa.

Selain menjaga kebersihan mulut, drg. Vivi juga mengingatkan pentingnya menjaga kecukupan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi yang dapat memperparah bau mulut. Ia menyarankan pola konsumsi air putih delapan gelas per hari dengan pembagian dua gelas saat berbuka, empat gelas setelah tarawih, dan dua gelas saat sahur.

Sementara itu, salah satu pasien, Rifa, mengaku sengaja berkonsultasi mengenai cara menjaga kesegaran napas selama puasa. Sebagai pekerja yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik, ia merasa penting untuk memastikan kondisi mulut tetap segar dan nyaman.

“Rasanya kurang percaya diri kalau sampai bau mulut saat bekerja. Tadi dokter menyarankan untuk rutin sikat gigi, cukup minum air putih, serta memperbanyak konsumsi buah dan sayur,” ungkapnya.

Melalui edukasi ini, Rumah Sakit QIM Batang berharap masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih nyaman dan percaya diri, tanpa khawatir terhadap masalah bau mulut.

Bagikan artikel ini:


ARTIKEL TERKAIT
WhatsApp